Jenis Dan Tipe Gunung Berapi Dunia

Jenis Dan Tipe Gunung Berapi Dunia

Informasi menarik tentang Gunung berapi merupakan lubang di kerak bumi tempat saluran lahar panas. Kadangkala letusan gunung berapi bisa sebabkan tsunami, banjir, gempa bumi, tanah longsor, serta batu-batuan.

Temperatur serta desakan yang begitu tinggi di susunan magma yang berbatu. Magma panas ini naik lewat susunan gunung yang kuat ke atas bumi, yang kita terangkan lahar. Ada lebih dari pada 1.500 gunung berapi aktif di Bumi, terpenting di Indonesia, Hawaii, Alaska, California, serta yang lain. Berikut beberapa jenis gunung api menurut memiliki bentuk:

Gunung Berapi Perisai (Shield Volcano)

Gunung berapi perisai yaitu tipe gunung berapi yang punyai bentuk serupa perisai lebar dengan pucuk kecil yang tak setinggi perisai yang ditempatkan di atas tanah.

Gunung Perisai terbagi dalam bebatuan lahar masih yang selalu cair sepanjang endapan, maka tak ada waktu tercipta kerucut yang tinggi (curam), punyai bentuk miring, serta areanya tersusun dari bebatuan basaltik. Contoh wujud gunung berapi ini diketemukan di Hawaii.

Gunung berapi perisai bisa diperbedakan dari gunung berapi yang lain dari ketinggian pucuk serta lerengnya. Volcano Shield punyai wujud pegunungan yang luas dengan lereng yang agak miring. Wujud gunung itu, seperti gunung berapi perisai, tercipta sebab magma yang keluar waktu letusan benar-benar berair. Akhirnya, magma panas dapat mengucur secara cepat serta menebar ke tempat yang luas. Gunung berapi perlindungan memiliki sifat meletus sebab area tempat beku dangkal serta dorongan gas beku tidaklah terlalu kuat.

Kerucut Komposit ( Stratovolcano)

Kerucut vulkanik salah satu lanscape vulkanik yang sangat simpel. Mereka tercipta dari letusan lubang vulkanik yang kumpul di kira-kira lubang berwujud kerucut dengan sisi tengah kawah.

Kerucut vulkanik punya type yang berlainan, bergantung pada tipe serta ukuran puing yang dikeluarkan sepanjang letusan. Tipe kerucut vulkanik termaksud stratocones, splash, tufa, serta kerucut terak.

Stratocones vulkanik berwujud kerucut besar terbagi dalam saluran lava, bebatuan piroklastik eksplosif, serta interferensi beku yang umumnya terfokus di kira-kira lubang silinder.

Semprotan merupakan kerucut rendah, segi bukit atau tanggul yang terjal, terbagi dalam potongan lava yang dilas, yang disebutkan percikan, yang tercipta di kira-kira air mancur lava yang tampil dari lubang tengah. Umumnya, kerucut hujan mempunyai ukuran kira-kira 3-5 mtr. (9,8-16,4 kaki).

Kerucut tufa, terkadang disebutkan kerucut abu, merupakan kerucut vulkanik monogenetik kecil yang dibuat oleh letusan freatik (hidro-vulkanik) yang langsung terjalin dengan magma yang dibawa ke atas lewat aliran dari titik dalam reservoir magma.

Cinder cone, dikenal juga selaku cone ketimbang mounds, terbagi dalam adegan piroklastik terlepas yang dibuat oleh letusan eksplosif atau air mancur lava dari lubang tunggal yang umumnya berwujud silinder. Di saat lava bermuatan gas ditiup dalam waktu cepat ke udara, dia pecah jadi potongan-potongan kecil yang mengeras serta jatuh selaku abu, klinker atau area di kira-kira sirkulasi.

membuat kerucut yang kerap simetris serta elok; dengan pengurangan dalam kira-kira 30-40 °; serta gagasan nyaris bundar. Cinder cone terbagi dalam gunung berapi, abu, serta pecahan kecil bebatuan vulkanik yang tersebarkan di kira-kira gunung. Beberapa gunung tipe ini membuat mangkok di atasnya. Jarang-jarang makin tinggi dari 500 mtr. dari tanah seputarnya.

Gunung Berapi Bawah Air

Dikenal juga selaku gunung berapi bawah air. Beberapa gunung berapi bawah laut berada di dekat wilayah gerakan lurus tektonik yang diketahui selaku pegunungan tengah samudra. Diduga kalau gunung berapi di pucuk samudra tengah saja memberikan 75% dari emisi magma ke Bumi.

Sesaat sebagian besar gunung berapi bawah laut diketemukan di kedalaman samudra serta samudra, sejumlah ada juga di perairan dangkal, yang bisa membebaskan material ke atmosfer sepanjang letusan. Diduga jumlah gunung berapi bawah laut melampaui 1 juta, di mana kira-kira 75.000 salah satunya naik lebih dari pada 1 km di atas landasan laut.

Ada dua tipe letusan di kapal selam: satu disebabkan pelepasan pelan serta ledakan gelembung lava besar, serta lainnya disebabkan ledakan gelembung gas yang cepat. Lava bisa memengaruhi hewan laut serta ekosistem non-gas, maka penting supaya bisa membandingkannya.

Gunung Berapi Tuya (berpuncak datar)

Gunung berapi berwujud kerucut, dikenal juga selaku gunung berapi kompleks atau stratovolkano, merupakan gunung kerucut tinggi (gunung berapi) yang terbagi dalam lava serta abu vulkanik yang mengeras.

Wujud gunung berapi umumnya terjal di sisi atas serta halus di sisi dasarnya lantaran lahar yang membuat gunung berapi demikian rekat lantaran memiliki kandungan banyak silika serta mempunyai sifat benar-benar dingin dan mengeras sebelumnya menebar jauh. Lava sesuai itu diklasifikasi selaku asam lantaran fokus silikat yang tinggi. Di ujung lain spektrum merupakan gunung berapi perlindungan (seperti Mauna Loa di Hawaii) yang tercipta dari lava yang kurang rekat, memberinya mereka landasan yang kuat serta performa yang miring, yakinlah, stratovolcano punya lereng terjal di pucuknya serta lereng terjal di kaki maka seginya kelihatan seperti dua sektor celung (celung) hadap ke atas. Banyak stratovolcano dengan tinggi melampaui 2.500 m serta sering tercipta oleh subduksi lurus tektonik.

Walau stratovolkano yang serupa ikatan kadangkala dimaksud gunung berapi berkaitan, pakar vulkanologi lebih senang memanfaatkan makna stratovolcano buat memisahnya dari gunung berapi sebab seluruh gunung berapi berbentuk apa saja punyai susunan (berlapis) yang berkaitan – adalah, dibikin oleh letusan sejumlah bahan letusan.

Social share